Recent Post

FILM INSIDE OUT

Film ini merupakan salah satu dari jajaran film 3d yang aku suka. Apalagi bentuk karakternya lucu-lucu. coba nih liat dulu muka-bukanya.



Ekspresi yang paling aku suka dai keempat karekter ini. (Aduh, subtitlenya ke sreenshoot nih)
Film ini dibuka dengan lahirnya seorang  anak perempuan yang bernama Riley.  Dan dalam fikirannya juga lahirlah Joy (Kebahagiaan.) dialah yang pertama menciptakan memory kebahagiaan.  Joy merasa bahwa ia akan bersama Riley selamanya tapi 5 menit kemudian muncullah sadness yang membuat Riley menangis. Cukup nyebelin juga sih dari pembukanya yang menunjukkan bahwa Joy tidak suka Sadness. Seiring dengan tumbuhnya Riley Pusat emosi itu bertambah beberapa karakter yaitu Fear (Ketakutan), Disgust (Jijik), dan Anger (kemarahan).  Joy, Disgust, Fear dan Anger selalu  berperan dalam memberikan perannya untuk Riley seperti ketakutan yang membuat Riley selalu aman, Jijik yang menjauhkan Riley dari keracunan, Anger yang selalu  peduli pada keadilan. Kecuali sadness, yang memberikan Riley kesedihan dan Joy selalu berusaha menjauhkannya dari Riley.
Dan apa yang terjadi berikutnya?
Rumah Riley dijual dan dia bersama keluarganya harus pindah. Dan sinilah hal-hal yang menyebalkan mulai tercipta. Di mana mobilnya terjebak dalam kemacetan, rumah yang masih kosong dan tempat makan yang menyediakan makanan yang tidak disukai Riley dan barang-barang keluarganya yang tidak sampai pada tujuan. Di sini peran Sadness yang seharusnya memberikan memory kesedihan untuk Riley selalu dihalagi oleh Joy.  Cerita pun berlanjut dengan Riley yang pindah ke sekolah barunya dan bertemu dengan teman-teman baru. Saat memperkenalkan diri Joy membuatnya selalu merasa senang tapi sadness tidak sengaja menyentuh memory inti yang membuatnya menangis dihadapan teman-teman barunya. Joy marah, dia pun mengambil paksa memory inti berwarna biru itu dan berusaha membuangnya. Tapi ketika mau membuang memory kesedihan itu ia tesedot keluar bersama Sadness dan semua memory inti.
Tanpa ada memory inti semua pulau kepribadian padam. Tanpa ada Joy, Riley selalu murung dan tidak dapat mengendalikan emosinya. Di waktu makan malam keluarga ia pun terlibat pertengkaran dengan ayahnya.  Di tempat pembuangan Joy dan sadness berusaha kembali ke tempat Pusat dengan menyebrang pulau kepribadian, Sayang pulau humor yang akan mereka seberangi hancur dan berikutnya pulau persahabatan.  Sadness mengatakan bahwa dia telah membaca buku manual, dan Joy dengan bahagianya mengatakan “Baiklah, kamu petaku sekarang.” Merekapun melewati rak tak berujung ingatan jangka panjang Riley dan bertemu Bing Bong



    .          Bing Bong merupakan teman Khayalan Riley saat kecil,  Bentuknya seperti permen kapas, separuh gajah, separuh kucing dan separuh lumba-lumba (komplit banget sih) dan yang paling lucunya kalau nangis dia mengeluarkan permen.  Joy bilang kalau dia kembali ke pusat ia akan kembali menghadirkan Bing Bong dalam ingatan Riley, Bing Bong sangat senang.  Dia mengantar Joy dan Sadness ke kereta fikiran tapi ia memasuki pikiran abstrak yang membuat mereka jadi bentuk-bentuk abstrak. Di sekolahnya Riley semakin murung dan mudah marah. Bahkan dia tidak mempunyai teman. Jadi apa yang akan terjadi dengan Riley? Bagaimana dengan Joy dan sadness? Oke, tunggu di part II ya.....



        
Sebelumnya kita upas yuk tentang film ini. Tapi kali ini lebih fokus pada 2 karakter utama Joy dan Sadness. Mereka adalah 2  sosok jenis yang saling berlawanan di mana Joy menciptakan kebahagiaan dan Sadnsess menceritakan kesedihan. Film ini cukup memberikan sedikit gambaran pada pengalaman yang pernah kualami di mana ketika orang yang selalu bahagia, ceria, riang dan pandai berkomunikasi akan disukai banyak orang, sedangkan orang yang pendiam seperti Sadness, selalu  mendapatkan perlakuan yang buruk di lingkungannya (sebut saja di sini di Pusat) di mana diantara Disgust, Fear, Anger selalu meragukan kemampuannya, bahkan Joy sendiri. Bahkan cendurung dalam realitanya seorang Sadness selalu diperlakuan tidak adil dan dijauhkan dari kehidupan sosial. Ketika dia berbuat sesuatu yang benar pun tidak ada orang yang akan percaya bahwa ia melakukan hal baik untuk mereka. Orang-orang akan sulit menerimanya karena dia cukup tertutup dan tidak pandai berbicara.
Dan Joy, penggambaran dari kebahagiaan yang pada dasarnya kebahagian tidak selalu baik. Kenapa? Karena tidak jarang kebahagiaan membuat seseorang berbohong. Dalam sosial, orang seperti Joy mudah diterima. Mudah bersahabat, mampu diajak berbicara, dan selalu menunjukkan kelebihannya di depan orang-orang sedangkan ia sendiri terkadang menjadi orang yang hanya memperdulikan dirinya sendiri tanpa memikirkan apa yang dirasakan orang lain. Ia selalu merasa percaya diri dan merasa bahwa dirinya selalu benar. AWALNYA SIH AKU MIKIR GITU, TAPI SENENG JUGA SAMA KARAKTER JOY PAS FILMNYA MAU ABIS. J. Ternyata dia nggak egois banget, dan bisa menunjukkan bahwa dia juga punya kepedulian dan sadar akan kemampuan Sadness. Yang paling aku suka masih Sadness, suaranya kayaknya professional banget suram, dan ekspresinya yang selalu sedih cukup menarik juga.




      
Perbedaan Joy dan Sadness.
Tapi disamping itu tidak selalu yang namanya Joy & Sadness jelek. Joy memberikan kebahagiaan dan Sadness kesedihan.Mereka juga cukp andil dalam memberikan emosi pada kita. Film ini cukup menarik dan banyak sekali memberikan pesan moral. D

SEKEDAR INFO
JOY                      : AMY POEHLER
SADNESS            : PHILLYS SMITH
BING BONG       : RICARD KIND
DISGUST             : MINDY KALING
 FEAR                  :BILL HADER
ANGER               :LEWIS BLACK
MOM                   : DIANE LANE
DAD               : KYLE MACLACHLANE

dan Kru lainnya.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment

Paling Dilihat